Thursday, July 21, 2011

1st month engagement anniversary



Today is my 1st month engagement anniversary. I'm so happy that it's just 6months away to our wedding day. Well, I feel so excited for the preparation, though sometimes I act like a BRIDEZILLA with all the wedding-detail-mess, but it feels so good just to realize that I have my super guy. He doesn't really do anything literally, yet he does the most important things, he loves me and always comforts me when I'm ready to bite! hahahaha. I'm soooo loving him back :*

Sunday, April 17, 2011

Scraobooking with Smilebox

Click to play this Smilebox collage
Create your own collage - Powered by Smilebox


Well,I just try out this software for digital scrapbooking, it's really easy using this Smilebox software, but for me, it's boring because I only can use their templates and we can't add other elements like when we're using graphic editing software such as Adobe Photoshop Elements or Photoshop CS. But, for personal use and since it's a light software for my old-lovable travelmate, it's fun enough use it to decorate pictures and kill my time. :)

Tuesday, April 12, 2011



Sebenernya ini foto udah cukuplama,tapi ngga pernah berhasil diunggah,agak mengesalkan memang :(

Thursday, December 30, 2010

matter of heart in this small world

Hellow mellow..
yep, a very great news I heard from my friend. She just in a relationship with my ex's best friend. What a world, what a coincidence.
Yah.. terus gue cerita-ceritalah ya sama temen gue itu. Well, bisa didibilang teman-teman kami itu sangat mungkin terjebak dalam posisi kami sekarang untuk hubungan mereka di masa depan. hmm.. kadang kalo hati udah diikutin, pengalaman orang lain emang numpang lewat sih, dikasih tau tapi yang kedengeran cuma "suara hati" tsah~ ahahahha.. Anyway, congrats and goodluck for both of you.

Ohya,akhirnya siang sampe malem gue ngobrol sama Moja. Sedikit mengungkapkan perasaan and how we've been for these couple days. Dulu, dia pernah bilang *jaman masih baru sok-sok deket* "EH, Bim..katanya kalo orang yang udah dekeeeettt banget, bisa jadi 'stranger' lho klo ga kabar-kabaran barang seminggu. Mau coba ngga?" and well, akhirnya kita ngga jadi juga nyoba saat itu. Tapi kita nyoba sekarang. hahaha.. Oh, and that theory (yg belakangan gue baru tau kalo itu ternyata berdasarkan pengalaman dia pribadi) is totally not working with us.

Udah lama ngga ngobrol, terus udah aja gitu. Keterusan. Pertamanya emang gue yang nyapa alias nyari penyakit duluan. Well, udah ga berharap juga bakal dibales sih. Tapi ternyata dibales (YM lho ini). Antara seneng, sedih, campurasun deh gue (hai Vi, dangdut ya? Gak apa-apa, itu sekarang jadi nama tengah gue) hahahahha..
Sahabat gue waktu SMA bilang gue labil. Sebenernya gue jadi bingung sama istilah labil dan stabil ini. I mean, manusia kan emang dinamis,apalagi masalah emosi, apalagi cewe -____-'
Mungkin gue emang lagi labil, but well, doesn't mean I'm not a normal person right. What do you expect from a broken-hearted girl? Have some fun, party sana-sini. Sebenernya asik bisa begitu, tapi dari pengalaman gue, saat patah hati dan langsung cari kesibukan macam jalan-jalan dan hepi-hepi sama temen cuma bikin gue makin sedih pas pulangnya. Kalo gue "menikmati" proses patah hati gue, yah lama-lama juga bosen sendiri gue. Hmm.. beda-beda kali ya defense mechanism orang. Namanya temen, mereka memberi kekuatan juga bermacam-macam, sahabat gue yang ini emang agak cynical and sarcastic menurut gue, but though she supports me in anyway, caranya aja yang unik dan bisa "nyadarin" gue. Thanks to her :)

Beda sama sahabat gue yang pernah sekosan dan berbagi penderitaan patah hati dia di kamar kosan gue. Dia supportnya dengan menceritakan how she deals with it with the cry, the stalk, the confrontation, the fact, and Super Junior, hahahha... Dia selalu membuat gue merasa normal dan gak terlalu gila. Dia juga bikin semuanya bisa ditertawakan. Padahal dulu gue ngerasa orang ini sangat ngotot sama pendapatnya mungkinjuga sedikit sinis, lebih sinis dari sahabat SMA gue. Tapi dia masih punya sisi "menye-menye" atau "labil" atau apapun itu yang bikin perempuan tetap menjadi perempuan. She's a very supportive and a kind-hearted woman.
Ngga lupa support dari teman-teman gue yang lain yang mulai sibuk dengan pekerjaannya serta kegiatannya. I know somehow you support me from the distance.

Love you guys <3

-Wish I could closing this deal real soon

Sunday, December 26, 2010

A Year Ago

Sudah setaun..
adegan hujan deras di sekitar Ciumbuleuit di salah satu ruko tahun lalu masih gue inget persis..kalo kata Vertical Horizon "I don't want you back, you're just the best I ever had" haha..
well, I want him back. But in spite of that, I miss him. That's all.
Salah satu sahabat gue pernah bilang "buat gue perasaan orang terhadap gue itu seperti sesuatu yang ditawarkan, dan gue punya pilihan untuk membelinya atau ngga."
Yah, ibarat kata, perasaan gue sekarang juga cuma dipajang di etalase, etalase tua yang ngga berharap dilirik juga sih, apalagi dibeli. Hmm..terdengar menyedihkan. Hahaha..
I just need a place to tell the truth, to be myself, and to be honest, I feel like I'm losing myself lately..


Hari ini ujan juga, well untungnya ngga merusak mood sih..tetep senang tadi jalan-jalan. Cuma, hasil 3-0 untuk pertandingan Malaysia-Indonesia sih PR sih..
Penutup yang kurang asik. Let's just call it a day.

P.S: Supporter Indonesia untuk tanggal 29 Desember 2010 besok, jangan bawa mercon kayak Malaysia ya. Bawa aja gas 3kg, nanti juga meledak sendiri.. :)) :)) :))

-Wish Indonesia win the next battle!-

Simple Plan - Everytime

It was three AM when you woke me up
And we jumped in the car and drove as far as we could go
Just to get away
We talked about our lives
Until the sun came up
And now I'm thinking about
How I wish I could go back
Just for one more day
One more day with you

Everytime I see your face
Everytime you look my way
It's like it all falls into place
Everything feels right
Ever since you walked away
You left my life in disarray
All I want is one more day
It's all I need: one more day with you

When the car broke down
We just kept walkin along
Til we hit this town
There was nothing there at all
But that was all okay
We spent all our money on stupid things
But if I looked back now, I'd probably give it all away
Just for one more day
One more day with you

Everytime I see your face
Everytime you look my way
It's like it all falls into place
Everything feels right
But ever since you walked away
You left my life in disarray
All I want is one more day
It's all I need: one more day with you

Now I'm sittin here, like we used to do
I think about my life and how now there's nothing I won't do
Just for one more day
One more day with you

Everytime I see your face
Everytime you look my way
It's like it all falls into place
Everything feels right (Everything feels right)
Everytime I hear your name
Everytime I feel the same
It's like it all falls into place
Everything feels right

You walked away
Just one more day
It's all I need, just one more day with you

_________________________________________________________________
Gosh, ini lagu jaman kapan banget..haha..
hari ini gue jalan ke Citos bareng keluarga gue, lengkap. Ya, kurang bokap, tapi ada Mas Angga. Masih pada rame di bawah nonton AFF leg.1, goodluck aja.. Gue udah ngga mood hahaha..
Anyway, hari ini cukup fun, kita makan mie Vietnam, nama restonya Do An. Asyiklah.. abis itu kita juga nonton Tron Legacy, tadinya khawatir nyokap alamat tidur nonton film sci-fi gitu, namun secara dia "kenal" pemeran utamanya (jarang-jarang dia ngeh bintang film, tapi karena dia nonton The Four Brothers dan di situ Garrett Hedlundmati, jadi dia inget) dan efek-efeknya juga seru, jadilah nyokap gue juga hepi nontonnya. Senanglah.. dan lebih senang lagi tadi sepanjang perjalanan gue muter CDnya Simple Plan yang yang kedua, Still Not Getting Any..



Jadi inget jaman-jaman SMA gue nonton konsernya. Pake acara ngga diijinin bokap dan gue sampe nangis-nangis (dan tetep ngga diijinin) haha..akhirnya gue tetep cabut dan nyokap gue ngajak bokap ke Bali supaya dia ngga tau gue nonton. Buahahahhaha....
Sampe sekarang sih gue ngga cerita, but I think he knew it anyway. Kemarin dengan cerdasnya Mba Anggie majang foto tiket Super Show 3 di Singapore di BBMnya, dan ditanyalah sama bokap, itu apaan. Ketauanlah kelakuan anak-anak perempuannya yang labil ini, uups!

udah bubar, Indonesia kalah cuy 3-0..ya, gue nganter temen kakak gue dulu pamitan, dia nonton bareng tadi.. bye!

Saturday, December 25, 2010

Finally

helloo world...
yah, sebenernya blog ini bener2 sebagai wadah saya melampiaskan apa saja. Tanpa beban. Gak dibaca orang ya udah, dibaca dan bisa bermanfaat ya sudah juga sih..hahhaha

biasanya ada 2 hal yang menginspirasikan saya ngepost blog, 1. hati ini sedang resah, 2. hati ini lagi pengen aja..
Dulu, ada tuh jaman2nya ngeblog krn patah hati (tren waktu SMA), terus sekarang temen-temen juga udah banyak yang hobi ngeblog tentang bintang idola mereka (pengen banget gw ngeblog tentang Super Junior) tapi mood belum kunjung datang. Atau tentang tim bola favorit, well AFF lagi rame, asyik juga kalo ngomongin tim garuda. Namun, sekarang kondisi saya kurang asik: makan tak enak, tidur tak enak, ngeblog tak enak, serba salah.

Untuk kesekian kali saya patah hati. Biasanya emang hobi, kalo ngga bertepuk sebelah tangan, diduain, ditinggalin krn ada cewe lain, atau kalau lagi beruntung ditinggal ke negri Jiran. Kali ini episodenya adalah, Balada Dua Insan yang Saling Menyayangi Namun Tak Bisa Bersama. *panjang ya bok temanya*
Kalo curhat di status FB norak, di plurk juga udah bosan temen2 gue, yah curhat di blog sndiri aja deh.. pun kalo di FB atau Plurk, orgnya bisa baca *GR abis, berasa gw di stalk* ahahahhaha.. tapi kalo di sini, well dia g akan seniat itu buka2...

Sebenernya patah hati saya kali ini ngga selebay waktu saya putus sama mantan saya yang sekarang bekerja di beacukai. Maklum, dulu masih SMA cinta pertama, nangisnya meraung2 di kamar pake adegan lempar HP biar lbh dramatis. Sekarang nangisnya diam2.. Tapi kehidupan gak berjalan secepat waktu saya dulu putus lho.. aneh.
Kadang putus yang gak baik - baik, atau yang baik-baik karena udah saling gak sayang, lebih menyenangkan dari pada putus baik-baik tapi masih sayang. Walaupun dulu sih judulnya saya sama yang terakhir ini gak "pacaran" jadi gak ada istilah "putus" cuma, ya seperti putus silaturohmi aja..Kalo dulu saya, putus gak baik2, nangis-nangisnya jelas, "AH! sudah berakhir, kami tidak mungkin bersama..TIIIDDDAAAKKK huuuuu" lalu move on,gtu, kalo yang sekarang, "kalo gw move on, jangan-jangan dia masih sayang..jangan - jangan kita bisa sama-sama..kalo ngga move on, nanti dia keburu move on duluan, trs gw patah hati tertimpa tangga,gmn ya gmn ya" gtu..

Jadi setengah - setengah gitu lho..mungkin karena saya orangnya ekstrim, kalo suka bisa sukaaaa banget, kalo gak suka mendingan benci sekalian. Ngga baik.
Dan menurut saya..kondisi saya sekarang sangat ngga sehat, kayak luka dalem. Dulu, semua diekspresikan, sekarang semua dipendam. Susah jadi orang dewasa. Harus menunjukan saya baik-baik saja, saya punya kehidupan, saya udah ngga pernah menangis dan kepikiran, dan lain sebagainya. Menurut saya, jujur itu suatu bentuk keberanian, tapi adakalanya jujur itu malah menunjukan kelemahan. See? saya memang belum bisa jadi dewasa.

Saya pikir dengan air mata saya yang cuma setetes2 ngga niat keluarnya tiap saya doain orang yang saya sayang ini, artinya "oh, gw udah lebih kuat, buktinya gw udah ngga nangis" tapi saya tetep tuh, ngestalk *sungguh saya beneran gak suka kebiasaan ini, tapi kyknya jari2 ini udah otomatis bergerak dengan sendirinya* atau cari tau dia gimana. Dan tiap tau dia baik2 aja, saya seneng, banget, tapi sekaligus sedih karena gak bisa ngelewatin itu semua sama dia. Kadang dia terlihat terlalu baik-baik saja, sampe rasanya "ini gue doang yang lebai ya book?" gtu.

setaun yang lalu, salah satu temen saya nangis2 liat FB mantannya yang foto "mesra" sama cewe lain *trust me, itu cuma foto rangkulan, tp namanya cinta gw jg pasti cemburuuu* terus dia nangis sampe mojok. Saya inget saya mikir "ya elah, santai aja kali..kalo g mau sakit hati, gak usah buka2 FBnya, repot amat" tapi ternyata, stalking itu jeratannya lebih hebat dari hal-hal yg berbau porno *ngasal abis* dan sekarang temen saya itu udah punya pacar baru yg baik. Dan mantannya dulu sempet ngejar dia sblm dia jadian sama cowonya yang sekarang. Intinya sih kita ngga tau apa yang ada di depan.

Setaun yang lalu, org yang saya sayang ini (sebut saja Moja) dengan keberaniannya bilang dia sayang sama saya. Agak aneh sebenernya cerita saya dulu. Kita berdua sama-sama ngga mau pacaran tapi terjebak dalam sebuah hubungan ini. Saya sering banget dibikin jengkel dan dibikin nangis, walau ujungnya saya tau, emang saya aja yang suka lebai dan uniknya dari semua "kejahatan" dia sama saya, disaat yang sama saya ngerasa disayang banget, saya ngerasa cantik banget kalo diliatin dia *jijik abis hahha*
4 taun yang lalu waktu saya putus sama mantan saya, saya pikir "gak bakal deh nih gw suka2an lagi..kalo mau gw harus suka sm Mr.Perfect and marry him" ternyata perasaan gak semudah logika. Ternyata perhitungan saya salah, kalo perkara hati, kalkulator saya konslet. Waktu Moja bilang sayang pun,saya ngga kepikiran saya akan patah hati, yah paling klo ditengah jalan bubar ya udah deh, "been there, done that" and again, nih kalkulator konslet.

Patah hati berkali2 itu macem typhus berkali - kali, tiap kali berikutnya sama bahayanya, saat sakit ngga enak bgt dan menimbulkan trauma, tapi klo udah baikan disepelekan. Saya tau, akan ada hari dimana saya udah ngga menangisi dia, ngga berkhayal bakal sama dia, atau mungkin udah ngga sempet doain dia. Saya tau saya cukup kuat untuk ngelewatin yang beginian, saya juga mau kok terlihat kuat. Tapi dilain sisi saya gak mau disakiti dengan topeng kekuatan saya, karena sebenarnya saya sendiri ngga tau saya sekuat apa. Jadi bingung sendiri harus memakai topeng yang mana. Memelas untuk dikasihani? Kuat untuk menyakiti dia atau diri saya sendiri? atau?? Yah, saya ngga tau harus membangun "image" apa.

Tapi yang saya tau, perasaan saya hari ini sama persis, seperti perasaan yang saya
rasakan tahun lalu, bedanya dia ngga ada bareng sama saya, cuma hatinya yang masih di sini. Salah satu drama Korea yang saya tonton ada kutipannya begini "Hal yang kamu ngga bisa lihat itu belum tentu ngga ada, seperti bintang, dia selalu ada di sana namun tertutup awan." Awan saya lagi tebal, saya ngga bisa lihat orangnya, perasaannya, pikirannya, rasa sayangnya, rasa sakitnya, tapi belum tentu itu semua ngga ada kan? mungkin postingan ini terdengar lemah. Tapi, saya memilih untuk terlihat lemah daripada berbohong atau memberikan awan lebih pada langit yang sudah mendung.

Tuesday, October 19, 2010

In Indonesia, with LOVE

Hello.. It’s been a while for me to write a post. I don’t know why I lost my appetite to write, especially write about how I feel. My sister says in Memoirs of Geisha, it’s better to write it off when you feel better. Though I’m not sure I feel better from my broken heart yet or not, but I write anyway, right? So, it’s not a big deal.
Here I am again and I’m really on talking about LOVE. All people talking about it today, millions of articles are available when you type it in Google, I mean seriously, more than a quarter people around the world have the thinking as I do, and it’s a universal language. Half think the same, but not applying love because of their ‘sicknesses’. While other quarter busy to fill their stomach and don’t have time to think about it, but these people usually are the one who apply this language beyond their conscious mind, well they fill their family stomach in any ways because of love, right? The point is all of that fact proves that love is a universal language after all.
Hm.. I’m not talking about my broken heart here or how much I love this guy (seriously, I’m trying hard not to), but lately I found that I’m a human being who have a lot of love to give (after I broke up, I don’t know where this love should go, my family and friends already have their portion), though I just realize that after I broke up, but in fact this love I have is always been there, in the storage room and once I open it, I have a heaven (instead of ‘hell' I prefer heaven) lot of love to share. Well, I believe each of us have this storage, can you imagine how much love we have? Infinite.
I never understand when Mandy Moore sings Someday We’ll Know and she said “love can move the mountain”. Well, all I know in Indonesia, love can create a mountain, Tangkuban Perahu, and a tample, Perambanan. And just so you know human heart is as strong as a diamond and as soft as the air at the same time, how? I’ll ask God in heaven later. If you see someone so cold that you think they’re heartless, just remember, their heart is still there in a different form, it’s frozen. Every human being have a heart, if they haven’t, they won’t be here by now since the heart the organ which pumps the blood to keep you alive, just an intermezzo. So, we are all have a heart, and love come from the heart, in other words, we’re all have love. We might be different, but admit it; we have something in common here. Hehe. Love, a magical word and an infinite power, it’s boneless and borderless. I’ll help you understand it later.
Okay, now let’s get to the main topic. Today I’ll discuss about love to my beloved country, Indonesia. Since I was in high school, my family always discuss about this country, the history, herstory, past, present, future condition, and so on and so on. Most of them based on our criticism, and we always try to find solution, as if we were the government. The fact, we were not, so the solution turns into dream “if I was the president I would, blah blah blah” but then, still nothing happen. As time goes by, for my family, this discussion become an old school and I think somehow bring negative impact. I’m starting to turn my back on this country, I don’t care of what happening to my country as much as I don’t care when sinetron Cinta Fitri will be ended. Seriously, news is like buzzing things on the scenario, the government and this country’s problems which being publish on the news just a plot. People hurting each other, bombing everywhere, a president being panic and saying he’s the target for terrorist operation because of his picture in terrorist training video (while Iran’s president remain calm after the bombing across the street which can blow his head up anytime), congress member yelling each other when they’re awake, college student (which will be the next generation to lead this country) cursing about small things in twitter (including me sometimes) and complaining their own country and everything within, again, in twitter.
Ironically, they read it man! The whole world hears what we’re yelling: frustration. I’ve been told once about being positive, what you say is the state of mind, and it become something real when you believe it, this man who taught me this is an inspiration, he’s not a motivator, but an inspirator (if this word exist of course), he’s Mr. Onggy. Believe it or not, based on this theory (you guys might also know about the power of positive thinking, law of attraction, and the Secrets) I conclude that every bad things I say about this country, will become my belief and in the next 10 years, this country will remain the same, no improvement, why? Because I believe so, back then. A couple days ago, I’m thinking about what the use of cursing Jakarta’s traffic is, or how the rain can drowned Jakarta just because our stupid bureaucracy (remember that’s how I curse, back then). By screamin that, I feel nothing better, Jakarta still stuck with the traffic, flood everywhere on heavy rain, monorail project on goin zero progress, and a motorcycle still crushed by a busway just because he hit their line, man!
I know I should change my way of thinking, but how can I feel optimist about this country if those facts happened in my own land? Trust me, there are nothing we can do (directly) about that, we are all has role and function, and trusts me, as the citizen, cursing will only decrease our productivity in the system. Thus, cursing won’t help me, you, and our beloved country. We won’t feel optimistic by cursing and complaining (well, it’s fun, I admit. But it’s killing you and makes you wanna kill others.), right? By saying negative thing, you down low yourself, other, and the whole world, oh and you make a negative belief which will be reality. On the other hand, this law also applied for the positive words, it’ll make you and other feel good and make a positive belief which can be a reality. But we need a greater power to change the way of thinking from negative into positive, and do you still remember our first topic? Yes, that power is LOVE.
Okay, forget about loving this country first, most of us might have forgotten this feeling towards this country, the fact that we feel bored in Monday ceremony proves it -___-‘. Now, imagine someone you love, soo much. Someone that you think you cannot live without, someone who has flaw things within but you accept them, someone who makes you wanna do anything for them disregarding they’ll do the same in return. It could be Mom, Dad, sisters, brothers, Granny, Grandpa, kids, wife, husband, boyfriend, girlfriend, best friends, anyone. You got them in mind?
Now imagine, your beloved one lying on their bed because of they’re illness. Let say they got this disease (oh, Lord it’s just analogy, don’t make this a reality, okay?) and others ignore them; turn their back on the one we love. What will you do? Curse them because they smell bad, their skin dried, they look awful, and you’re the one who have to pay for the doctor? Or you will pay anything; you’ll give everything you have for their lives, and still give your love and encouragement to help them get better or even just to see them smile again? A normal human being will choose the second option. For those who choose first option, dear you’ll find someone who makes you choose number two one day, don’t give up. Anyway, you choose number two, because of love, see how boneless and borderless it was?
This is the worst case of our country, but somehow it’s not that bad, really. Unless, we keep cursing it, then it will be like on the study case above. Lying on bed, waiting for the grim ripper come and took its life. No, I won’t let it be like that. Now, the theory will be simple and create a cycle, you just need to put your tip of finger on it and you’re all in. To create a positive belief about this country we need a great love, to create a great love, we need a small one to be grown, to grow ‘em we need to say positive things that we love about this country, sincerely. Remember, love is sincere, whenever you say it or write it those who sense it with their five sense also sense it with their hearts. I’m not asking you guys to give everything you have (as in material things) to this country, we’re not communist, and I’m not asking you to switch your love towards your parents into this country, no. I’m asking you to open your love storage, and give a bit (just a little, a drop, I swear it’s enough) to this country by saying and write at least one good thing or anything you love about this country a day, sincerely, not cynically (it only makes you look even more “not smart”).
Let’s make it as a movement, like Get Lost in Indonesia campaign. I think it’s brilliant, thus it inspires me to say anything I love about Indonesia. Whatever you guys call it, any kind of movement you’re into, just do it. For this one, the idea is you can spread at least ONE GOOD THING THAT YOU LOVE ABOUT INDONESIA A DAY. You can write and say it in Twitter, Plurk, Facebook, Kaskus thread, Super Junior thread, any threads, mail groups, other Internet facilities or you can say it to your little baby sister, brother, family, friends, teacher, boss, stranger on the street, other stranger on the train or bus stop, taxi driver, janitor, anyone, seriously ANYONE. It also can be a perfect way to start your day in Indonesia with love. Who knows you can find soul mate just because you both have a common in things you love in Indonesia, right? We’ll never know.
Well, what know is I believe, once we love our country we’ll do anything for it, no matter what people say about it we’ll keep loving it, all the good things become great, all the bad things become the reason to love it more, just like a first love, every second is a bless. I hope you join me after you read this post. Spread the love, spread the positive. It is true what Winalite owner says: Love is a boneless power. We could learn this language (love) anywhere, but we also have to spread it everywhere, in this context we start here, in our country. :)
-In Indonesia, with love-

Tuesday, February 23, 2010

Alvin and The Chipmunks 2




Setelah sukses dengan film Alvin and The Chipmunk, munculah sequelnya. Yaitu Alvin and The Chipmunk 2. Sebelum gue nonton film ini, gue baru nyelesein serial TV Chuck yang diperanin sama Zachary Levi, dan waktu nonton Alvin, ternyata si Zachary main lagi, sebagai Toby. Sebenernya gue sendiri agak skip, si Toby ini adek atau sepupu atau keponakannya Dave (guardian Alvin, Simon, dan Theodore).

Kurang lebih pemerannya sama, sama yang main di Alvin and The Chipmunks. Pengisi suara Alvin masih Justin Long, Simon oleh Matthew Gray Gubler, dan Theodore diisi sama Jesse McCartney.Terus David Cross tetep jadi Ian Hock, dan Dave masih diperanin Jason Lee. Buat tambahan cewe - cewe Chipettes, suara - suaranya diisi sama Amy Poehler, Anna Faris, dan Christina Applegate.


Ceritanya standar film keluarga menghibur. Di sini Dave jarang muncul, ceritanya sih dia sakit gitu diawal film. Ngga tau juga aslinya kenapa. Anyway, akhirnya si trio chipmunk ini dirawat sama Toby, yang menurut gue juga ngga punya peran yang signifikan. Kalo dulu si Dave emang berperan buat ‘bonding’ dengan trio itu, sekarang si Toby cuma ngisi kekosongan Dave aja (menurut gue). Lalu, si trio ini masuk sekolah, kayak high school gtu.. Dan mereka diminta kepala sekolah untuk jadi perwakilan sekolah disebuah ajang kejuaraan musik yang hadiahnya mau digunain untuk mata pelajaran musik yang bener- bener udah ngga ada anggaran dan mau ditutup. Tapi tiba - tiba, si Ian Hock yang udah jatuh miskin dateng dengan bawa trio lain yaitu The Chipettes. Karena bingung harus pilih yang mana sebagai perwakilan dari sekolah, akhiranya mereka harus bertanding dan akan dipilih oleh anak - anak di sekolah itu. Masalah berikutnya muncul waktu Alvin udah mulai sok gaul dengan main sama anak - anak football, dan mulai meninggalkan saudara - saudaranya, belum lagi cewe - cewe Chipettes yang ngga tau betapa jahatnya si Ian.


Secara keseluruhan, lagu - lagu yang ada di film ini ngga kalah oke sama yang sebelumnya. Tapi entah kenapa, di film ini penampilannya The Chipmunks dan The Chipettes ngga terlalu WAH. Value keluarganya juga ngga sedalem waktu di film pertama. Kalo harus jujur, gue lebih suka Alvin and The Chipmunks. Cuma memang hadirnya cewe - cewe Chipettes bikin tambah seru dan lucu. Bukan lucu konyol sih, lucu cute gitu.Dan lagu yang mereka nyanyiin, ‘Ring On It’ emang juara banget!

Kalo gue harus memberi bintang, ya film ini 2/5 lah, ngga jauh beda sama ZOMBIELAND, biarpun dua - duanya menghibur dengan cara yang berbeda.

Zombieland Review



Inilah film yang baru aja rampung gue tonton sendiri di kamar kostan..haha..

Film yang cukup menghibur dan menurut gue pas banget buat orang - orang yang bosan dengan kehidupannya yang agak flat belakangan ini (baca: bimbi).

Anyway, film ini diperanin sama Woody Harrelson, Jesse Eisenberg, Emma Stone, dan aktris cilik favorit gue: Abigail Berslin. Untuk merefresh ingatan aja, Harrelson pernah main di 2012 (salah satu film yang belum sempet gue tonton), Eisenberg pernah main di Cursed, The Village, dan belakangan dapet peran - peran utama di Some Boys Don’t Leave, dan Camp Hope. Buat yang udah pernah nonton House of Bunny sama Ghosts of Girlfriends Past bakal melihat banget perbedaan karakter Emma Stone. Kalo di House of Bunny dia jadi cewe loser yang berubah jadi super chic dan di Ghosts of Girlfriends Past dia jadi hantu pacar pertamanya Matthew McConaughey yang cupu - cupu dan 80’s abis, di sini dia jadi cewe yang ‘perkasa’ banget, dan sangat tough. Nah, kalo si Abigail, difilm ini keliatan banget bocah ini udah remaja, dan aktingnya juga ok. Abigail berperan jadi adenya Emma Stone yang bisa survive di dunia yang udah penuh dihuni oleh para zombi.

Cerita dimulai dari narasi Jesse Eisenberg sebagai Columbus. Dia bisa selamat dari apartemennya dan kejaran cewe yang tinggal di apartemen sebelah dan baru terinfeksi. Dari sana dia belajar beberapa aturan untuk tetap bertahan hidup. Aturan pertama: cardio. Kenapa cardio? Karena untuk hidup di zombieland (dunia zombi) kita pasti yang akan dikejar. Dan jantung yang kuat sangat penting biar kuat lari dari zombi - zombi itu. Aturan berikutnya: fasten your sitbelt, ini penting banget karena saat kita berkendara dalam keadaan dikejar zombi, kita pasti akan gas pooll, dan akan sangat bahaya kalo kita gak pake sabuk pengaman. Selamat dari zombi, tapi gak selamat dari kecelakaan lalu lintas kan loco. Intinya, si Columbus ini punya aturan - aturan yang selalu dia catet dan bikin dia bisa bertahan sampe sekarang.

Nah, cerita mulai seru waktu di scene 3 dia ketemu orang lain yang berhasil bertahan hidup juga, yang disepanjang film dipanggil Tallahassee. Mereka sebenernya memanggil satu sama lain berdasarkan tempat yang mau mereka tuju. Karena kalau ngasih nama, pasti hubungan emosional akan terbentuk, dan itu sama sekali ngga baik kalo kita lagi hidup di dunia zombi. Kita ngga akan tau kapan saat yang tepat ngehabisin temen sendiri yang udah terinfeksi kan?

Si cowo Columbus ini pengen ke Columbus, Ohio utk nemuin keluarganya. sedangkan Tallahassee punya obsesi untuk mencari Twinkie (sejenis makanan ringan spons gitu) yang susah banget didapetin dimana - mana. Akhirnya kedua ini pergi bareng - bareng, dan waktu mereka masuk ke sebuah supermarket buat nyari Twinkie-nya Tallahassee, mereka ketemu kakak beradik yang nanti dipanggil Wichita dan Little Rock. Mereka ngejebak Tallahassee dan Columbus buat ngambil mobil dan perlengkapan mereka. Nggak cukup ketipu sampe disitu, pas dijalan mereka ketemu lagi, Columbus dan Tallahassee ditodong lagi, tapi kali ini mereka ikut didalam mobil.

Nah, Wichita sama Little Rock mau ke Pacific Playground (semacem dufan) yang katanya steril dari zombi - zombi. Tempat yang mereka tuju itu di Los Angles dan mereka sempet mampir ke rumah artis, Bill Murray, yang masih manusia tapi dandan kayak zombi. Sayang, karena kaget ngeliat make up Bill Murray, Columbus nembak dia. Dan nggak kapok - kapok, mereka ditipu lagi sama Wichita dan Little Rock dan ditinggalin di sana. Tapi, malam sebelumnya Columbus sempet ngobrol - ngobrol sama Wichita dan mulai naksir gitu.

Ngerasa kehilangan setekah ditinggalin sama Wichita, Columbus berkemas buat nyusul Wichita ke Pacific Playground. Awalnya dia mau nyusul sendiri, tapi Tallahassee akhirnya ikut. Sesampainya di sana, bener aja itu zombi - zombi udah berkerumun di sekitar wahana yang dinaikin Wichita sama Little Rock, dan mereka terjebak di atas dengan amunisi yang terbatas. Mulailah tumpah darah antara mereka dan zombi - zombi.

Mereka akhirnya selamat dari zombi - zombi itu. Wichita juga nyebutin nama akhirnya ke Columbus, tanda dia udah percaya sama Columbus. Scene terakhir di toko cemilan, Tallahassee masih nyari Twinkienya dan dia ngga berhasil nemuin, sampe akhirnya Little Rock ngasih dia Twinkie (mungkin Twinkie terakhir di muka bumi). Lalu, mereka melanjutkan perjalanan berempat dalam keadaan mulai percaya dan seperti keluarga.

Ngga kayak film zombi lainnya, film ini gak full horror. Cocoklah buat orang yang mau nyari film ‘horor’ tapi cupu kayak gue.. ahahaha..Film horror dengan bumbu komedi dan percintaan emang bisa jadi komposisi yang pas banget sebagai hiburan malam hari di kostan. Value yang mereka coba untuk sampaikan tentang kepercayaan juga cukup tersampaikan dengan baik, walaupun menurut gue pribadi banyak adegan janggal yang terlalu dipaksakan dan komedi yang kurang klimaks bikin jayus dan ngegantung, secara film ini bukan film parodi alias film yang dibikin seolah - olah serius horornya dengan bumbu komedi aja. Film yang sejenis dengan film ini adalah film Shaun of The Dead. Biarpun belum nonton, tapi kalo mendengar ceritanya dari temen gue, kayaknya film itu lebih lucu dari ZOMBIELAND. Tungu aja sampe gue nonton dan kita bandingkan di review berikutnya.

Buat gue yang baru pertama kali mengkritisi film, gw kasih film ini 2/5 bintang. Baik untuk ceritanya, komedinya, pemerannya, dan kesadisannya. Overall, film ini bisa banget ditonton kalo lagi nyari sesuatu yang tegang - tegang (walaupun ngga ngeri juga sih) menghibur, dan film kayak gini emang jagonya bikin geregetan..ahahhaha..

Ok, sekian review malam ini. Tunggu review - review berikutnya ;)

Monday, February 01, 2010

Inspiring story

for these couple of weeks, I've been thinking about my future rationally. How marriage would be my number ever on my list and things like that..
I was once have my faith and belief that I hold tight on to, but at points I lost it. Is it true that I have a rights to blame my environment for this, or I should straightly blame myself for this. My heart feels hollow and empty, sometimes I wonder "Does God hear my prayer and see me?" or "Are u there God?" because I don't feel like He warns me lately. I'm losing control.

Last night, I don't know how, I met my friend who already married last week. I do jealous, and what he shares and explains to me not only make me jealous but also realize something that I'm too scared to admit and tell myself. I have CHANGE.
I didn't see small things as a gift anymore, I have a formula to describe events and separate it into things that happen because of "how it's supposed to" and because of "MY works". while I know that the truth is those events in life are all "HIS WILL"

My friend's advice just hit me right on my face. I was once really strong, positive little girl that has fear of nothing because I have my belief, my faith, and my God. I saw things through "HIS WILL", my hands both have fingers that can be moved, my shadow that always follow me, my hair that grows longer every single day, and all the miracles he made around me. But, I don't know when, I stop see those things. I WAS INSPIRING.

I've been through a lot, I should have get a lot. not less.
Now, I'm a mess..I don't know where to fix first, but I know it starts with ME. :)

Monday, November 09, 2009

the Strawberries

Tadi malam aku dengan iseng ngepost thread di Plurk tentang 3 tipe cowo berdasarkan menu Strawberry.

1. Strawberry Goreng

2. Strawberry Double Cream

3. Strawberry Chocolate

Strawberry Goreng:

Terlihat ngga meyakinkan diluar, tekstur luar tepung yg digoreng jadi crispy2 gtu, tapi strawberrrynya sendiri lembut banget di dalem,cair malah. Dengan saus strawberry yang manis, strawberry goreng jadi pas, aneh, dan bikin penasaran. Ohya,makannya sendiri harus dikit2 dan pelan - pelan, hanya terasa nikmatnya klo masih panas2.. ibarat cowo,hmm mungkin serunya pas PDKT, dan tipe kayak gini biasanya males buat ditunggu lama2..

Strawberry Double Cream

Cream manis dan cheese cream yg menggoda banget bikin tampilan strawberry double cream menarik secara tuh menu warnanya merah-putih. Rasanya juga enak, asem asem tapi manis. creamnya lembuuuttt banget sedangkan strawberrynya tetep fresh (masih keras dan asem). Ibarat cowok, sikapnya maniiisss banget, tapi sifatnya berpendirian dan fresh (deskripsikan fresh mnurut kalian,bersemangat mungkin?) rada nyebelin karena sedikit terasa asam tapi bikin kita mau lagi makan tuh strawberry seperti cowo2 yg kadang bisa bikin jengkel tapi kita tetep aja di situ buat kejengkelan2 berikutnya.

Strawberry Chocolate

Nah yang terakhir ini emang classic. Menu yang udah lama dari jaman baheula. rasanya tetep enak. Sour-bitter-sweet. Sepanjang masa. dan entah mengapa aku selalu merasa strawberry chocolate itu seksi. Nyahahhaa..Sebenernya biasa aja sih.. si strawberry chocolate ini. Tampilannya emng g terlihat ‘fun’ seperti double cream, tapi lebih elegan dengan warna merah-cokelat tua. Rada ‘dingin’ sih tampilannya. Tapi sebenernya waktu dimakan terasa hangat karena cokelatnya lelehannya. hmmm….enaknya…ibarat cowo, tipe cowok ini tuh yang cool2 gtu,pasti disetiap jaman,tiap lingkungan, tiap sekolah pasti ada. Idola smua kaum hawa, seems unreachable, but once u reach ‘em maybe you both stuck forever..hahhaha..ohya, dan menu ini kayaknya g pernah membosankan..:)

Itulah teori - teori aku ttg cowok yg diibaratkan srtawberries. Mungkin harusnya ditambah Strawberry Fondue kali yah..:D

the Strawberries

Tadi malam aku dengan iseng ngepost thread di Plurk tentang 3 tipe cowo berdasarkan menu Strawberry.

1. Strawberry Goreng

2. Strawberry Double Cream

3. Strawberry Chocolate

Strawberry Goreng:

Terlihat ngga meyakinkan diluar, tekstur luar tepung yg digoreng jadi crispy2 gtu, tapi strawberrrynya sendiri lembut banget di dalem,cair malah. Dengan saus strawberry yang manis, strawberry goreng jadi pas, aneh, dan bikin penasaran. Ohya,makannya sendiri harus dikit2 dan pelan - pelan, hanya terasa nikmatnya klo masih panas2.. ibarat cowo,hmm mungkin serunya pas PDKT, dan tipe kayak gini biasanya males buat ditunggu lama2..

Strawberry Double Cream

Cream manis dan cheese cream yg menggoda banget bikin tampilan strawberry double cream menarik secara tuh menu warnanya merah-putih. Rasanya juga enak, asem asem tapi manis. creamnya lembuuuttt banget sedangkan strawberrynya tetep fresh (masih keras dan asem). Ibarat cowok, sikapnya maniiisss banget, tapi sifatnya berpendirian dan fresh (deskripsikan fresh mnurut kalian,bersemangat mungkin?) rada nyebelin karena sedikit terasa asam tapi bikin kita mau lagi makan tuh strawberry seperti cowo2 yg kadang bisa bikin jengkel tapi kita tetep aja di situ buat kejengkelan2 berikutnya.

Strawberry Chocolate

Nah yang terakhir ini emang classic. Menu yang udah lama dari jaman baheula. rasanya tetep enak. Sour-bitter-sweet. Sepanjang masa. dan entah mengapa aku selalu merasa strawberry chocolate itu seksi. Nyahahhaa..Sebenernya biasa aja sih.. si strawberry chocolate ini. Tampilannya emng g terlihat ‘fun’ seperti double cream, tapi lebih elegan dengan warna merah-cokelat tua. Rada ‘dingin’ sih tampilannya. Tapi sebenernya waktu dimakan terasa hangat karena cokelatnya lelehannya. hmmm….enaknya…ibarat cowo, tipe cowok ini tuh yang cool2 gtu,pasti disetiap jaman,tiap lingkungan, tiap sekolah pasti ada. Idola smua kaum hawa, seems unreachable, but once u reach ‘em maybe you both stuck forever..hahhaha

Itulah teori - teori aku ttg cowok yg diibaratkan srtawberries. Mungkin harusnya ditambah Strawberry Fondue kali yah..:D

I won't feel the guilt

I know that in life we always choose our way. And sometimes, our decision have the impact to others, so do their decision impact us. But, we never realize that most of the times it's all because of our own hand.

No matter what path we take, they will stick with path they took.
so, no matter wat we do, they will stay the same, unless they change their path by their own will :)

For you guys out there, stop feel the guilt of what u do, it's ur life, your options, your decisions. And stop blaming other of what happen to you. What u get is wat u work for, wat u have is wat u belong to.