Thursday, December 30, 2010

matter of heart in this small world

Hellow mellow..
yep, a very great news I heard from my friend. She just in a relationship with my ex's best friend. What a world, what a coincidence.
Yah.. terus gue cerita-ceritalah ya sama temen gue itu. Well, bisa didibilang teman-teman kami itu sangat mungkin terjebak dalam posisi kami sekarang untuk hubungan mereka di masa depan. hmm.. kadang kalo hati udah diikutin, pengalaman orang lain emang numpang lewat sih, dikasih tau tapi yang kedengeran cuma "suara hati" tsah~ ahahahha.. Anyway, congrats and goodluck for both of you.

Ohya,akhirnya siang sampe malem gue ngobrol sama Moja. Sedikit mengungkapkan perasaan and how we've been for these couple days. Dulu, dia pernah bilang *jaman masih baru sok-sok deket* "EH, Bim..katanya kalo orang yang udah dekeeeettt banget, bisa jadi 'stranger' lho klo ga kabar-kabaran barang seminggu. Mau coba ngga?" and well, akhirnya kita ngga jadi juga nyoba saat itu. Tapi kita nyoba sekarang. hahaha.. Oh, and that theory (yg belakangan gue baru tau kalo itu ternyata berdasarkan pengalaman dia pribadi) is totally not working with us.

Udah lama ngga ngobrol, terus udah aja gitu. Keterusan. Pertamanya emang gue yang nyapa alias nyari penyakit duluan. Well, udah ga berharap juga bakal dibales sih. Tapi ternyata dibales (YM lho ini). Antara seneng, sedih, campurasun deh gue (hai Vi, dangdut ya? Gak apa-apa, itu sekarang jadi nama tengah gue) hahahahha..
Sahabat gue waktu SMA bilang gue labil. Sebenernya gue jadi bingung sama istilah labil dan stabil ini. I mean, manusia kan emang dinamis,apalagi masalah emosi, apalagi cewe -____-'
Mungkin gue emang lagi labil, but well, doesn't mean I'm not a normal person right. What do you expect from a broken-hearted girl? Have some fun, party sana-sini. Sebenernya asik bisa begitu, tapi dari pengalaman gue, saat patah hati dan langsung cari kesibukan macam jalan-jalan dan hepi-hepi sama temen cuma bikin gue makin sedih pas pulangnya. Kalo gue "menikmati" proses patah hati gue, yah lama-lama juga bosen sendiri gue. Hmm.. beda-beda kali ya defense mechanism orang. Namanya temen, mereka memberi kekuatan juga bermacam-macam, sahabat gue yang ini emang agak cynical and sarcastic menurut gue, but though she supports me in anyway, caranya aja yang unik dan bisa "nyadarin" gue. Thanks to her :)

Beda sama sahabat gue yang pernah sekosan dan berbagi penderitaan patah hati dia di kamar kosan gue. Dia supportnya dengan menceritakan how she deals with it with the cry, the stalk, the confrontation, the fact, and Super Junior, hahahha... Dia selalu membuat gue merasa normal dan gak terlalu gila. Dia juga bikin semuanya bisa ditertawakan. Padahal dulu gue ngerasa orang ini sangat ngotot sama pendapatnya mungkinjuga sedikit sinis, lebih sinis dari sahabat SMA gue. Tapi dia masih punya sisi "menye-menye" atau "labil" atau apapun itu yang bikin perempuan tetap menjadi perempuan. She's a very supportive and a kind-hearted woman.
Ngga lupa support dari teman-teman gue yang lain yang mulai sibuk dengan pekerjaannya serta kegiatannya. I know somehow you support me from the distance.

Love you guys <3

-Wish I could closing this deal real soon

2 comments:

viakong said...

Okay i'm flattered, i was somehow in your post i guess. Hahaha

Arres said...

aaahhh... pagi-pagi aku baca ini terus jadi terharu :')

patah hati oh patah hati~ (gaya gini ya yg disebut 'menye-menye' ahaha)